AL FITRAH - Toko Herba dan Bekam

Blog EntryBerani Menikah dan Logika KenyataanFeb 4, '08 6:54 AM
for everyone

Berani dan Logika Kenyataan

 Hahahaha ...

Walau alis saya sudah merapat dan 'insting bertarung' sudah mulai di aktifkan ... menghadapi kenyataan ’nikah’ memang sesuatu yang harus dihadapi dengan tangan terkepal sambil melindungi kepala. Ini benar-benar bisa menghancurkanmu.

 
Hormon pengatur stres-ku masih terus berkerja saat saya berpikir dengan sadar ... bahwa

Perikahan itu m’ahal’

Pertanyaan klasik ...puluhan juta. ”dan dari mana?” sudah tau ini begitu sulit dilkukan ... masyarkat dan para orang tua pengantin dan mungkin pengantian akwatnya menginginkan ini berlangsung dengan meriahnya. Apa tidak mempunyai perih kemanusiaannya?

siapa yang mengajari adat sepertin ini?  di pelihara lagi... apa harus memaksakaan diri dengan berhutang..... menjuala rumah ... atau minta sama calon mertua. hehe... tidak... aku masih mempunyai harga diri untuk melangsungkan pernikahan ku sendiri... tanpa belas kasiahan yang merendahkan diri. Lebih baik walimahan yang sederhana dari pada harga diri terinjak.

2. berumah tangga itu... ongkos produksinya besar.

dua lambung dengan milyaran sel yang diasupnya peserta lingkunanya ia berada .pikirkan biaya rumah makan, pakaina, listrik, telepon, tazi’ah cemilan, lampu neon, dan segala hal yang penting dan tidak penting lainnya.

3. kedewasaan harus di upgrade pada level yang sangat tinggi. Bersiaplah dengan banyak keterkejutan saat awal untuk menjadi kepala keluarga. Anda akan merasa benar-benar terkesima pada dunia baru itu.


bythis wrote on Feb 4
Allah SWT Maha Luas Rizqinya
dan Allah Al-Mighty menjamin rizqi orang-orang yang berjalan diatas syariatnya
achoer wrote on Feb 4
bener...makanya saya abis nikah langsung pisah (loh jadi ga yakin ama rizki Allah?)
varsyalink wrote on Feb 4
yang penting itu adalah kesyahan nya, Ridho Allah di atas segala2nya, klo tidak ad yang memulai , maka tidak ada pembelajaran buat masyarakat yang masih memegang adat
birugithulho wrote on Feb 5
yup...betul...!!! yg terpenting itu bukan meriahnya...tapi makna dalam pernikahan tersebut....(dan ridho Allah tentunya...)
wisewineka wrote on Feb 24
wah..sepertinya pak manager ini sudah paham sekali teori lika-liku pernikahan..bahkan sepertinya lebih dari yang sudah menikah niy.. tinggal aplikasinya.. semoga Allah SWT memberikan kemudahan dalam menemukan mujahidah pendamping, secepatnya.. agar tercipta manager-manager cilik yang akan segera mengguncang dunia dengan tulisan-tulisannya... hehe...
andhikasmiley wrote on Feb 25
wah..sepertinya pak manager ini sudah paham sekali teori lika-liku pernikahan..bahkan sepertinya lebih dari yang sudah menikah niy.. tinggal aplikasinya..
Sebenarnya ana mau membatalkan kalimat ... " ... walaupun antum duluan , sepertinya ana lebih paham .." dan frase " satu sama ..." sepertinya ana sudah tertinggal jauh.
andhikasmiley wrote on Feb 25
afwan ... sebenarnya artikel ini tidak untuk dibaca orang yg sudah menikah ... heheehe ...
mohon maaf sebesar-besarnya .
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help