Berani dan Logika Kenyataan
Hahahaha ...
Walau alis saya sudah merapat dan 'insting bertarung' sudah mulai di aktifkan ... menghadapi kenyataan ’nikah’ memang sesuatu yang harus dihadapi dengan tangan terkepal sambil melindungi kepala. Ini benar-benar bisa menghancurkanmu.
Hormon pengatur stres-ku masih terus berkerja saat saya berpikir dengan sadar ... bahwa
Perikahan itu m’ahal’
Pertanyaan klasik ...puluhan juta. ”dan dari mana?” sudah tau ini begitu sulit dilkukan ... masyarkat dan para orang tua pengantin dan mungkin pengantian akwatnya menginginkan ini berlangsung dengan meriahnya. Apa tidak mempunyai perih kemanusiaannya?
siapa yang mengajari adat sepertin ini? di pelihara lagi... apa harus memaksakaan diri dengan berhutang..... menjuala rumah ... atau minta sama calon mertua. hehe... tidak... aku masih mempunyai harga diri untuk melangsungkan pernikahan ku sendiri... tanpa belas kasiahan yang merendahkan diri. Lebih baik walimahan yang sederhana dari pada harga diri terinjak.
2. berumah tangga itu... ongkos produksinya besar.
dua lambung dengan milyaran sel yang diasupnya peserta lingkunanya ia berada .pikirkan biaya rumah makan, pakaina, listrik, telepon, tazi’ah cemilan, lampu neon, dan segala hal yang penting dan tidak penting lainnya.
3. kedewasaan harus di upgrade pada level yang sangat tinggi. Bersiaplah dengan banyak keterkejutan saat awal untuk menjadi kepala keluarga. Anda akan merasa benar-benar terkesima pada dunia baru itu.